TANJUNGSARI-NGAWI.DESA.ID–Ngawi, Jum'at (5/6) Gubernur Jawa Timur bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jatim menggelar kegiatan "Sapa Desa" yang dipusatkan di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Jl. Untung Suropati No. 1, Kluncing, Ketanggi, Kec. Ngawi, Kabupaten Ngawi. Acara ini menjadi momentum penting dalam penguatan kesejahteraan masyarakat desa melalui penyerahan secara simbolis Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Program Jatim Puspa (Pemberdayaan Usaha Perempuan) serta Bantuan Keuangan Desa (BKD) berupa Mobil Siaga.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jatim menyerahkan langsung bantuan secara simbolis kepada para kepala desa penerima manfaat di dalam pendopo. Salah satu penerima yang hadir langsung adalah Kepala Desa Tanjungsari, Winarti. Desa Tanjungsari menjadi salah satu desa yang beruntung menerima BKD Mobil Siaga senilai Rp250 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kepala Desa Tanjungsari, Winarti, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas bantuan armada layanan kesehatan tersebut.
"Bantuan Mobil Siaga senilai 250 juta rupiah ini sangat berarti bagi warga Desa Tanjungsari. Kami akan manfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama untuk keadaan darurat dan mobilitas warga yang membutuhkan penanganan medis cepat," ujar Winarti usai menerima bantuan secara simbolis dari Gubernur Jatim di Pendopo Wedya Graha.
Sebagai informasi, pada tahun anggaran 2026 ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan bantuan strategis untuk sejumlah desa di Kabupaten Ngawi. Tercatat ada 8 desa yang ditetapkan sebagai penerima BKK Program Jatim Puspa yang difokuskan untuk peningkatan ekonomi perempuan pelaku usaha mikro. Sementara itu, terdapat 2 desa yang berhasil mendapatkan BKD Mobil Siaga, di mana salah satunya adalah Desa Tanjungsari.
Gubernur Jatim dalam arahannya menyampaikan bahwa program "Sapa Desa" ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan bentuk komitmen Pemprov Jatim untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran.
Melalui Program Jatim Puspa, diharapkan kemandirian ekonomi keluarga di desa dapat terus meningkat. Sementara itu, pengadaan Mobil Siaga melalui jalur BKD diharapkan dapat memangkas jarak pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan darurat tingkat desa.
Acara yang berlangsung di jantung Kabupaten Ngawi tersebut berjalan dengan lancar dan khidmat dengan dihadiri oleh jajaran OPD Provinsi Jatim, jajaran Pemkab Ngawi, serta para kepala desa dan perangkat desa setempat yang antusias menyambut program penguatan desa ini. *(Red)*